ATMOSFIR UJOH BILANG MAHAKAM ULU
Panas Terik Mencubit, Dingin Menyengat
Sudah hampir seminggu lebih menetap di Kampung Ujoh
Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur.
Mulai merasakan satu kesatuan di alam Ujoh Bilang. Saban hari merasakan sensasi
panas teriknya matahari, dinginnya udara pagi.
Setiap siang datang, cuaca cerah, matahari bersinar terik
tanpa ampun, atmosfirnya sangat panas. Keluar rumah kosan di siang hari bagai
terbakar oleh bara api. Kulit tubuh terasa tercubit-cubit tak tahan, sumpek,
keringat tubuh bercucuran.
Suasana di pusat perkampungan Ujoh Bilang benar-benar
nampol, serasa memukul panasnya. Saban hari berdoa, lebih bagus siang hari
mendung dan hujan, hawa panas redup tak terasa.
Pusat kampung Ujoh Bilang berada di pinggiran Sungai
Mahakam. Saat cuaca cerah, terik matahari memantul ke Ujoh Bilang, bakal
berteriak, Aku ingin pergi segera tinggalkan ini tempat. Ide bagusnya, tidak
perlu keluar bangunan, kalau pun keluar sebaiknya bawa payung sebelum panas.
Derita panas terik memang tidak bisa dihindari. Pepohonan
rindang yang memayungi jalan-jalan perkampungan hal yang langka, sudah banyak
berdiri bangunan rumah pemukiman. Sekali pun ada tumbuhan itu pun hanya tanaman
bunga hias yang warna-warni memesona.
Anehnya begitu malam tiba, angin yang bertiup memang
sedikit nyaman, semilir angin sepoi-sepoi. Kebetulan rumah kosan persis
membelakangi Sungai Mahakam, malam datang, aktivitas orang-orang sudah sunyi
pasti suara aliran sungai yang sedang pasang terdengar gremicik, temani tidur
malam.
Kadang juga walau malam mendera, masih saja ada beberapa
orang yang menggunakan jalur sungai sebagai media transportasi. Satu dua perahu
motor masih saja ada yang melaju di malam hari, suara raungan mesin perahu
terdengar pecah keras.
Begitu masuk pagi dini hari tiba, hawa dingin mendatangi.
Suhu dingin menggerayangi tubuh, dimulai dari kaki kemudian menjalar ke seluruh
tubuh. Dinginnya jika dibandingkan hawa di Kota Tomohon Sulawesi Utara masih
kalah, tapi setidaknya untuk sekelas Ujoh Bilang bisa dikatakan dingin coy.
Bukan hawanya saja yang dingin, termasuk airnya. Sebagian
besar, rumah penduduk, tempat penginapan, dan rumah kosan sumber airnya dari
Sungai Mahakam. Air yang berwarna coklat, sangat dingin jika dibasuh ke tubuh.
Siapa yang tidak biasa, bisa saja terkena serangan flu.(ilo)
Komentar
Posting Komentar