Belajar dari Kisah Inspiratif Didik Nini Thowok, Filsafat Ilmu Tari

Kali pertama, bersua, berbincang langsung dengan seniman ternama dari Indonesia, Didik Nini Thowok.

Pria tinggi langsing ini dikenal sebagai maestro tari, bila istilah zaman dahulu Mpu. 

Dia datang ke Kota Balikpapan, berbagi ilmu kepada masyarakat Kalimantan Timur, terutama muda-mudi yang akan menceburkan diri ke seni tari.  

Kegiatan itu tertuang dalam dialog Pekan Budaya Borneo, Jumat 6 November 2026 di Hotel Novotel, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.  

Waktu kecil dan beranjak remaja sering kali melihat Didik Nini Thowok di layar kaca, dia main film dalam sinetron bercita rasa komedi. 

Kadang juga Didik Nini Thowok tampil di konten-konten menari di layar kaca televisi yang kala itu belum musim media sosial menjamur. Anak milenial tahun 1990-an tahu betul. 


Sekarang bisa berjumpa dengan Didik Nini Thowok, asyik juga orangnya, santai dan humoris. Meski usianya sudah lansia, 70 tahun lebih tubuhnya masih sehat bugar.

Di Balikpapan, Didik Nini Thowok masih bisa berunjuk gigi, mempertunjukan tarian yang menghibur dan energik punya nilai magis. 

Selama bersua, Didik Nini Thowok berbagi cerita soal perjuangannya meniti karier di bidang seni tari. 

Ia juga membahas soal gaya hidup sehatnya yang hingga usia senja masih tetap oke layaknya badan anak muda, segar bugar. 

Dia bocorkan, gaya hidupnya itu selalu diisi dengan kegiatan olahraga dan berpuasa, tirakat Jawa. 

Bagi yang ingin tekuni seni tari dalam kehidupannya, Didik Nini Thowok sangat cocok untuk dijadikan kiblat. 

Itulah, pengalaman Jumat di Balikpapan, berharga bisa mendapat cerita inspiratif dari Didik Nini Thowok. 

Cerita selengkapnya, soal pertemuan ini bisa disimak pada situs TribunKaltim.co dengan kata kunci Didik Nini Thowok maestro tari di Balikpapan. 

Demikian dulu cerita ilo di blog ini, sekian terima kasih, semoga berdaya guna. 

Alhamdulillah wa syukurillah 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KOMPAK MERAH MUDA

BERCEKAK PINGGANG DI GALA PUNCAK